ANABOLISME LEMAK PDF

Katabolisme diikuti oleh pelepasan energi bebas yang telah tersimpan di dalam struktur kompleks molekul organik yang lebih besar tersebut. Pada tahap-tahap tertentu di dalam lintas katabolik, banyak dari energi bebas ini yang disimpan melalui reaksi-reaksi enzimatik yang saling berkaitan, di dalam bentuk molekul pembawa energi adenosine trifosfat ATP. Sejumlah energi mungkin tersimpan di dalam atom hidrogen berenergi tinggi yang dibawa oleh koenzim nikotinamida adenine dinukleotida fosfat dalam bentuk tereduksinya, yaitu NAHPD. Katabolisme disebut pula desimilasi. Jika sumber energi dari karbohidrat telah mencukupi, maka asam lemak mengalami esterifikasi yaitu membentuk ester dengan gliserol menjadi trigliserida sebagai cadangan energi jangka panjang. Jika sewaktu-waktu tak tersedia sumber energi dari karbohidrat barulah asam lemak dioksidasi.

Author:Kagakazahn Samuhn
Country:Malawi
Language:English (Spanish)
Genre:Education
Published (Last):26 May 2013
Pages:326
PDF File Size:2.37 Mb
ePub File Size:3.7 Mb
ISBN:157-1-24593-768-8
Downloads:2784
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazrakinos



Katabolisme diikuti oleh pelepasan energi bebas yang telah tersimpan di dalam struktur kompleks molekul organik yang lebih besar tersebut.

Pada tahap-tahap tertentu di dalam lintas katabolik, banyak dari energi bebas ini yang disimpan melalui reaksi-reaksi enzimatik yang saling berkaitan, di dalam bentuk molekul pembawa energi adenosine trifosfat ATP. Sejumlah energi mungkin tersimpan di dalam atom hidrogen berenergi tinggi yang dibawa oleh koenzim nikotinamida adenine dinukleotida fosfat dalam bentuk tereduksinya, yaitu NAHPD.

Katabolisme disebut pula desimilasi. Jika sumber energi dari karbohidrat telah mencukupi, maka asam lemak mengalami esterifikasi yaitu membentuk ester dengan gliserol menjadi trigliserida sebagai cadangan energi jangka panjang.

Jika sewaktu-waktu tak tersedia sumber energi dari karbohidrat barulah asam lemak dioksidasi. Proses oksidasi asam lemak dinamakan oksidasi beta dan menghasilkan asetil KoA.

Selanjutnya sebagaimana asetil KoA dari hasil metabolisme karbohidrat dan protein, asetil KoA dari jalur inipun akan masuk ke dalam siklus asam sitrat sehingga dihasilkan energi Nugroho, Lebih lanjut Nugroho menguraikan proses metabolisme asam lemak sebagai berikut. Katabolisme Gliserol Gliserol sebagai hasil hidrolisis lipid trigliserida dapat menjadi sumber energi.

Gliserol ini selanjutnya masuk ke dalam jalur metabolisme karbohidrat yaitu glikolisis. Pada tahap awal, gliserol mendapatkan 1 gugus fosfat dari ATP membentuk gliserol 3-fosfat.

Selanjutnya senyawa ini masuk ke dalam rantai respirasi membentuk dihidroksi aseton fosfat, suatu produk antara dalam jalur glikolisis.

Oksidasi Asam Lemak Oksidasi Beta Sebelum dikatabolisir dalam oksidasi beta, asam lemak harus diaktifkan terlebih dahulu menjadi asilKoA.

Asam lemak bebas pada umumnya berupa asam-asam lemak rantai panjang. Asam lemak rantai panjang ini akan dapat masuk ke dalam mitokondria dengan bantuan senyawa karnitin. Langkahlangkah masuknya asil KoA ke dalam mitokondria dijelaskan sebagai berikut. Setelah menjadi bentuk aktif, asil-KoA dikonversikan oleh enzim karnitin palmitoil transferase I yang terdapat pada membran eksterna mitokondria menjadi asil karnitin.

Setelah menjadi asil karnitin, barulah senyawa tersebut bisa menembus membran interna mitokondria. Pada membran interna mitokondria terdapat enzim karnitin asil karnitin translokase yang bertindak sebagai pengangkut asil karnitin ke dalam dan karnitin keluar.

Asil karnitin yang masuk ke dalam mitokondria selanjutnya bereaksi dengan KoA dengan dikatalisir oleh enzim karnitin palmitoiltransferase II yang ada di membran interna mitokondria menjadi Asil Koa dan karnitin dibebaskan.

Asil KoA yang sudah berada dalam mitokondria ini selanjutnya masuk dalam proses oksidasi beta. Pada proses oksidasi beta, asam lemak masuk ke dalam rangkaian siklus dengan 5 tahapan proses dan pada setiap proses, diangkat 2 atom C dengan hasil akhir berupa asetil KoA. Selanjutnya asetil KoA masuk ke dalam siklus asam sitrat. Menurut Poedjiadi , tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut. Pembentukan asil KoA dari asam lemak berlangsung dengan katalis enzim asil KoA sintetase yang disebut juga tiokinase.

Reaksi kedua adalah reaksi pembentukan enoil KoA dengan cara oksidasi. Enzim asil KoA dehidrogenase berperan sebagai katalis dalam reaksi ini.

Koenzim yang dibutuhkan dalam reaksi ini adalah FAD yang berperan sebagai akseptor hydrogen. Pada reaksi ketiga, enzim enoil KoA hidratase merupakan katalis yang menghasilkan L-hidroksiasil KoA.

Reaksi ini ialah reaksi hidrasi terhadap ikatan rangkap anatar C-2 dan C Reaksi keempat adalah reaksi oksidasi yang mengubah hidroksiasil koenzim A menjadi ketoasil koenzim A. Tahap kelima adalah reaksi pemecahan ikatan C-C, sehingga menghasilkan aseil koenzim A dan asil koenzim A yang mempunyai jumlah atom C dua buah lebih pendek dari molekul semula. Asil KoA yang terbentuk pada reaksi tahap 5, mengalami metabolisme lebih lanjut melalui reaksi tahap 2 hingga tahap 5 dan demikian seterusnya sampai rantai C pada asam lemak terpecah menjadi molekul-molekul asetil KoA.

Ketiga tahap tersebut diperlihatkan pada reaksi di bawah ini Tahap pembentukan malonil KoA dan asetil-S KoA Tahap pemanjangan rantai secara berkesinambungan Tahap pemanjangan rantai yang terjadi tahap demi tahap Biosintesis asam lemak ini atau disebut juga lipogenesis terjadi didalam sitoplasma yang memiliki enzim kompleks asam lemak sintetase.

Biosintesis diatas merupakan contoh biosintesis asam lemak palminat. Pemilihan ini didasarkan pada banyaknya proses metabolism asam lemak palminat yang diketahui. Selain itu asam lemak palminat merupakan senyawa sumber untuk biosintesis asam lemak jenuh dan tak jenuh dan berantai lebih panjang Pemanjangan asam lemak palminat menjadi asam lemak jenuh berantai lebih panjang, terutama stearat, belangsung melalui reaksi kondensasi palmitoil KoA dengan asetil KoA menghasilkan -ketostearoil KoA.

Proses ini dikatalis oleh -ketoasilil KoA reduktase. Dua proses terakhir masing-masing dikatalis oleh enzim enoil KoA hidratase dan enoil KoA reduktase Proses pemanjangan rantai asam palminat diatas terjadi didalam mitokondria.

Mekanisme lain terjadi didalam mikrosom, dimana pemanjangan rantai asam lemak palminat berlangsung denganmenggunakan meloni KoA dan mekanisme reaksi berlangsung seperti reaksi biosintesis asam palminat yang dibahas sebelumnya Biosintesis asam lemak tak jenuh biasanya menggunakan asam palminat dan asam stearat sebagai senyawa sumber. Pembentukan asam lemak tak jenuh palmitoleat C 1 dan asam oleat C 1 dikatalis oleh enzim monooksigenase yang terdapat di dalam reticulum endoplasma jaringan sel hati dan sel lemak.

Proses biosintesis ini dibantu olehsistem pengankutan electron dari NADPH ke sitokrom b5 dalam jaringan sel hewan atau ke Fe-S-protein dalam beberapa tumbuhan dan jasad renik Prose biosintesis di atas tidak berlaku pada bakteri Eschericia coli. Bakteri melakukan pembentukan asam palmitoliat dari -hidroksidekanoil-ACP yang terbentuk dari reaksi antara asetil KoA dan melonil KoA dengan katalis kompleks sintetase asam lemak Asam lemak esensial seperti linoleat dan linolenat merupakn senyawa yang tidak dapat disintesis oleh hewan mamalia.

Kedua jenis asam lemak ini hanya dapat disintesis oleh tumbuhan. Dan mamalia mendapatkan kedua jenis asam lemak tersebut dengan mengkonsumsi tumbuhan. Kedua senyawa ini merupakan sumber untuk biosintesis asam polienoat penting lain, seperti asam arakidonat dan asam dokohesanoad Dokumen Serupa dengan Anabolisme Dan Katabolisme Lemak.

ALBERTO MELUCCI ACCION COLECTIVA VIDA COTIDIANA Y DEMOCRACIA PDF

Ananbolisme dan katabolisme lemak, karbohidrat, dan protein

Posting terkait: Metabolisme berperan mengubah zat-zat makanan seperti: glukosa, asam amino, dan asam lemak menjadi senyawa-senyawa yang diperlukan untuk proses kehidupan seperti: sumber energi ATP. Energi antara lain berguna untuk aktivitas otot, sekresi kelenjar, memelihara membran potensial sel saraf dan sel otot, sintesis substansi sel. Zat-zat lain yang berasal dari protein berguna untuk pertumbuhan dan reparasi jaringan tubuh. Hasil metabolisme tersebut kemudian dimanfaatkan oleh tubuh untuk berbagai keperluan antara lain: sumber energi, menggangti jaringan yang rusak, pertumbuhan, dan sebagainya. Pengertian Metabolisme Metabolisme adalah seluruh reaksi biokimiawi yang terjadi di dalam sel tubuh makhluk hidup.

IGRA PRIJESTOLJA KNJIGA PDF

Makalah Metabolisme Karbohidrat, Lemak dan Protein

April 18, Metabolisme lemak, Lemak adalah salah satu dari tiga makronutrisi yang bisa ditemukan dalam suatu organisme, bersama karbohidrat dan protein. Fungsi lemak pada manusia adalah sebagai sumber energi selain karbohidrat. Asam lemak umumnya terdiri dari 12 sampai 18 karbon, meskipun ada yang hanya mempunyai 4 atau bahkan Terdapat hubungan dengan asam-asam lemak lainnya.

HANS FALLADA EVERY MAN DIES ALONE PDF

Anabolisme Dan Katabolisme Lemak

Memberi tenaga protein sparing efek Pengaturan enzim, hormone Anonim, b C. Anabolisme Proses anabolisme atau sintesis protein secara garis besar dibagi dalam tiga tahap yaitu, tahap pemrakarsaan initiation , tahan pemanjangan elongation , dan tahap penghentian termination. Tahap Initiation Tahap ini merupakan tahap interaksi antara ribosom subunit besar dan subunit kecil. Tahap inisiasi diawai dengan pemisahan ribosom sub unit besar dengan ribosom sub unit kecil. Dan ini akan mengakibatkan langkah selanjutnya.

LM7815 PDF

Penjelasan Lengkap tentang Katabolisme, Pengertian dan Jenis Katabolisme

Dipastikan karena proses pembentukan maka Anabolisme memerlukan energi, Sumber energi pada penyusunan senyawa komplek berupa senyawa organik dari anorganik ini dibagi menjadi 2 yaitu Energi cahaya untuk fotosintesis Energi hasil reaksi kimia untuk kemosintesis. Fotosintesis Arti fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan dengan menggunakan energi cahaya atau foton. Sumber energi cahaya alami adalah matahari yang memiliki spektrum cahaya infra merah tidak kelihatan , merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu dan ultra ungu tidak kelihatan. Yang digunakan dalam proses fetosintesis adalah spektrum cahaya tampak, dari ungu sampai merah, infra merah dan ultra ungu tidak digunakan dalam fotosintesis. Dalam fotosintesis, dihasilkan karbohidrat dan oksigen, oksigen sebagai hasil sampingan dari fotosintesis, volumenya dapat diukur, oleh sebab itu untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis adalah dengan mengatur volume oksigen yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan. Untuk membuktikan bahwa dalam fotosintesis diperlukan energi cahaya matahari, dapat dilakukan percobaan Ingenhousz.

Related Articles