JURNAL TENTANG JAMUR KUPING PDF

Kegiatan untuk mencapai tujuan aspek manajemen adalah: 1 memberikan pelatihan pembuatan pembukuan yang baik, 2 memberikan pelatihan budidaya jamur kuping yang memenuhi standar teknis, 3 menyediakan modem dan melatih cara pembuatan blog untuk perluasan pasar jamur kuping dan pengenalan pasar non tradisional. Sulistiya; Lantarsih, R; Dwiwinarno, T. Jurnal Agros XVI 2 8. Latar Belakang Hasil dan Manfaat Budidaya jamur kuping menjadi sumber pendapatan bagi sebagian masyarakat di Walaupun masih relatif kecil, tetapi kedua Kecamatan Pakem, Sleman.

Author:Nilmaran Nami
Country:Equatorial Guinea
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):20 June 2016
Pages:188
PDF File Size:16.94 Mb
ePub File Size:18.4 Mb
ISBN:494-4-90019-625-3
Downloads:27585
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Felkis



Kali ini kami akan memberi artikel tentang tahap-tahap tersebut sampai masa pemanenan jamur kuping. Yuk simak ulasannya sampai tuntas.

Jamur kuping merupakan salah satu jenis jamur yang sudah biasa dikonsumsi oleh banyak masyarakat. Jamur jenis ini mampu dikembangbiakkan di berbagai cuaca maupun di berbagai musim. Jamur kuping ini dapat dikembangbiakkan dengan mudah di sekitar rumah, sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai bisnis skala rumah tangga. Jamur kuping memiliki beberapa jenis dan warna, antara lain: Jamur kuping merah, atau kikurage, atau Auricularia yudae, atau Red jelly.

Ciri-ciri jamur kuping merah ini memiliki tubuh jamur yang berwarna kemerahan dan berukuran lebih besar dibanding jamur kuping hitam. Jamur kuping hitam, atau Arage kikurage, atau Auricularia polytricha, atau Black jelly. Jamur kuping hitam memiliki warna tubuh keunguan atau kehitaman yang berukuran cm. Jamur kuping agar, atau Siro kikurage, atau Tremella fuciformis, atau White jelly.

Tubuh jamur agar ini berwarna putih, berukuran kecil dan tipis. Tahap-tahap Budidaya Jamur Kuping Persiapan Bibit Petani jamur kuping skala rumah tangga sebaiknya membeli bibit dari toko aneka macam bibit pertania n yang siap pakai.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan petani jamur kuping dalam mempersiapkan bibit, terlebih lagi jika anda adalah seorang petani jamur kuping pemula.

Tahap Budidaya dan Pemeliharaan Persiapan media tanam Media tanam dibuat menggunakan bahan-bahan berupa bekatul, serbuk gergaji kayu, kapur, dan air secukupnya. Cara membuat media tanam jamur kuping adalah dengan mencampurkan bahan-bahan tersebut hingga merata. Fermentasi Dalam hal ini, media tanam harus difermentasi sebelum digunakan.

Fermentasi bertujuan agar memperoleh media tanam yang ideal untuk pertumbuhan jamur kuping. Cara memfermentasi media tanam jamur kuping adalah sebagai berikut: Media yang telah dibuat sebelumnya didiamkan selama kurang lebih hari. Media juga harus dibolak-balik setiap dua hari sekali.

Media tanam yang telah siap untuk ditanami ditandai dengan berubahnya warna media tanam menjadi coklat tua atau hitam. Pembuatan baglog Media pengembangbiakan jamur kuping sama dengan media untuk jamur tiram. Yaitu baglog yang berisi serbuk gergaji dan penambahan bahan-bahan lainnya. Media tanam tersebut dipadatkan menggunakan pengepres atau dipukul-pukul menggunakan botol. Pemadatan dilakukan hingga bagian bawah plastik menyerupai botol atau baglog. Bentuk leher plastik dibuat mengerucut agar lebih mudah saat akan memasukkan ring cincin.

Kemudian, mulut botol ditutup menggunakan kapas dan penutup baglog. Tujuan dilakukan penutupan mulut botol ini agar air tidak tidak merembes masuk ke dalam baglog saat proses sterilisasi.

Sterilisasi Sterilisasi dilakukan untuk menetralkan mikroba-mikroba liar yang ikut tumbuh pada media tanam. Sterilisasi dilakukan dengan mengalirkan uap air menggunakan pipa ke dalam kubung. Pastikan kubung tertutup rapat saat melakukan sterilisasi agar tidak ada uap air yang bocor keluar. Sterilisasi dilakukan selama kurang lebih jam. Kemudian, baglog yang telah disterilkan dipindah ke ruang inokulasi hingga suhu kembali normal. Inokulasi Setelah suhu pada baglog kembali normal, hal itu berarti baglog telah siap untuk diinokulasikan atau ditanami bibit jamur kuping.

Perlu diperhatikan bahwa kumbung yang digunakan untuk proses penanaman haruslah steril dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Panaskan stik besi atau kawat di atas pemanas api spiritus, kemudian dinginkan. Ambil kapas penutup botol baglog di atas pemanas api spiritus untuk meminimalisir terjadinya kontaminasi dengan zat-zat lain. Masukkan stik besi atau kawat ke dalam botol baglog.

Lepas penutup baglog, dan masukkan bibit jamur kuping ke dalam mulut baglog. Goyang-goyangkan cincin botol baglog agar bibit menyebar ke seluruh permukaan baglog. Kemudian, tutup kembali botol baglog dengan kapas.

Masa inkubasi dilakukan untuk membantu mempercepat pertumbuhan miselium jamur kuping. Umumnya, waktu yang diperlukan untuk inkubasi berkisar antara minggu dengan ditandai pertumbuhan miselium berwarna putih memenuhi baglog.

Jika baglog jamur kuping telah diinkubasi selama lebih dari lima minggu dan tidak terjadi pertumbuhan miselium, itu dapat diartikan bahwa proses inokulasi atau penanaman bibit gagal. Masa Panen Jamur Kuping Masa panen jamur kuping ditandai dengan munculnya permukaan bergelombang di bagian tepi jamur. Umumnya jamur kuping siap dipanen saat berusia minggu setelah masa pembentukan calon tubuh jamur.

Dalam satu periode penanaman jamur sekitar bulan, jamur kuping dapat dipanen sebanyak kali. Cara memanen jamur kuping dilakukan dengan mencabut tubuh jamur kuping beserta akarnya. Karena jika akar jamur kuping masih tertinggal pada media tanam, akan dapat mengganggu pertumbuhan jamur kuping berikutnya. Lihat aneka benih sayuran dan perlengkapan berkebun yang tersedia di toko online kami disini.

ARZAC VALUATION PDF

Jamur Merang

Jamur Merang adalah salah satu jamur yang bisa dikonsumsi. Jamur ini umumnya banyak dibudidayakan di beberapa wilayah Asia dan juga termasuk di Indonesia. Sesuai dengan namanya, Jamur Merang biasanya dibudidayakan pada media merang atau jerami yang telah dijadikan kompos. Morfologi Jamur Merang Tudung jamur merang mempunyai diameter 5 — 14 cm dengan bentuk bundar telur yang kemudian menggenta atau cembung dan pada jamur yang sangat tua kadang-kadang mendekati rata. Permukaan kering, warna cokelat sampai cokelat cokelat keabu-abuan, kadang-kadang bergaris-garis. Bilah rapat-rapat, bebas, lebar, putih ketika masih muda dan menjadi merah jambu jika spora menjadi dewasa. Tangkai dengan panjang cm, diameter mm, biasanya menjadi gemuk di bagian dasar, licin, putih, kuat.

BCX53-16 DATASHEET PDF

Jurnal Doc : jurnal jamur kuping

Kali ini kami akan memberi artikel tentang tahap-tahap tersebut sampai masa pemanenan jamur kuping. Yuk simak ulasannya sampai tuntas. Jamur kuping merupakan salah satu jenis jamur yang sudah biasa dikonsumsi oleh banyak masyarakat. Jamur jenis ini mampu dikembangbiakkan di berbagai cuaca maupun di berbagai musim. Jamur kuping ini dapat dikembangbiakkan dengan mudah di sekitar rumah, sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai bisnis skala rumah tangga. Jamur kuping memiliki beberapa jenis dan warna, antara lain: Jamur kuping merah, atau kikurage, atau Auricularia yudae, atau Red jelly. Ciri-ciri jamur kuping merah ini memiliki tubuh jamur yang berwarna kemerahan dan berukuran lebih besar dibanding jamur kuping hitam.

LONTAR PELURU PDF

Jamur Kuping

Perkembangan budidaya jamur kuping di Indonesia semakin pesat, sehingga saat ini budidaya jamur kuping sangat merebak di berbagai daerah. Hal ini dikarenakan jamur kuping merupakan jamur kosmopolitan atau dapat hidup dimana saja, mulai dari kawasan hutan pantai sampai dengan pegunungan tinggi dengan persyaratan tempatnya cukup lembab. Jepang: Kikurage, Mokurage, Senji, Arage. Permukaan luar steril, seringkali berurat, berbulu sangat kecil atau berambut, cokelat muda sampai cokelat, menjadi kehitaman jika mengering. Permukaan dalam fertil, licin sampai agak berkerut, bergelatin jika basah, berwarna kuning cokelat, cokelat keabu-abuan, cokelat, ungu, dan menjadi hitam jika kering.

KINETICS OF HUMAN MOTION ZATSIORSKY PDF

Cara Menanam dan Budidaya Jamur Kuping

.

Related Articles