KERIKIL TAJAM CHAIRIL ANWAR PDF

Penghargaan itu diterima putrinya, Evawani Alissa Chairil Anwar. Chairil Anwar dilahirkan di Medan, 26 Julai Chairil Anwar merupakan anak tunggal. Sedangkan ibunya Saleha, berasal dari Situjuh, Limapuluh Kota. Dia dibesarkan dalam keluarga yang cukup berantakan. Kedua ibu bapanya bercerai, dan ayahnya menikah lagi.

Author:Mikajin Torn
Country:Bermuda
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):8 March 2009
Pages:28
PDF File Size:12.6 Mb
ePub File Size:12.15 Mb
ISBN:230-6-25252-743-4
Downloads:32283
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazibar



Penghargaan itu diterima putrinya, Evawani Alissa Chairil Anwar. Chairil Anwar dilahirkan di Medan, 26 Julai Chairil Anwar merupakan anak tunggal. Sedangkan ibunya Saleha, berasal dari Situjuh, Limapuluh Kota. Dia dibesarkan dalam keluarga yang cukup berantakan. Kedua ibu bapanya bercerai, dan ayahnya menikah lagi. Dia mulai untuk menulis sebagai seorang remaja tetapi tak satupun puisi awalnya yang ditemukan. Pada usia sembilan belas tahun, setelah perceraian orang-tuanya, Chairil pindah dengan ibunya ke Jakarta di mana dia berkenalan dengan dunia sastra.

Meskipun pendidikannya tak selesai, Chairil menguasai bahasa Inggris, bahasa Belanda dan bahasa Jerman, dan dia mengisi jam-jamnya dengan membaca karya-karya pengarang internasional ternama, seperti: Rainer M. Rilke, W. Auden, Archibald MacLeish, H. Marsman, J. Slaurhoff dan Edgar du Perron. Penulis-penulis ini sangat mempengaruhi tulisannya dan secara tidak langsung mempengaruhi puisi tatanan kesusasteraan Indonesia.

Semasa kecil di Medan, Chairil sangat dekat dengan neneknya. Keakraban ini begitu memberi kesan kepada hidup Chairil. Dalam hidupnya yang amat jarang berduka, salah satu kepedihan terhebat adalah saat neneknya meninggal dunia. Dia bahkan terbiasa menyebut nama ayahnya, Tulus, di depan sang Ibu, sebagai tanda menyebelahi nasib si ibu. Dan di depan ibunya, Chairil acapkali kehilangan sisinya yang liar. Beberapa puisi Chairil juga menunjukkan kecintaannya pada ibunya.

Sejak kecil, semangat Chairil terkenal kedegilannya. Seorang teman dekatnya Sjamsul Ridwan, pernah membuat suatu tulisan tentang kehidupan Chairil Anwar ketika semasa kecil. Menurut dia, salah satu sifat Chairil pada masa kanak-kanaknya ialah pantang dikalahkan, baik pantang kalah dalam suatu persaingan, maupun dalam mendapatkan keinginan hatinya. Keinginan dan hasrat untuk mendapatkan itulah yang menyebabkan jiwanya selalu meluap-luap, menyala-nyala, boleh dikatakan tidak pernah diam.

Hampir semua puisi-puisi yang dia tulis merujuk pada kematian. Chairil ketika menjadi penyiar radio Jepang di Jakarta jatuh cinta pada Sri Ayati tetapi hingga akhir hayatnya Chairil tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkannya. Puisi-puisinya beredar di atas kertas murah selama masa pendudukan Jepang di Indonesia dan tidak diterbitkan hingga tahun Chairil memang penyair besar yang menginspirasi dan mengapresiasi upaya manusia meraih kemerdekaan, termasuk perjuangan bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan.

Kata Aku binatang jalang dalam sajak Aku, diapresiasi sebagai dorongan kata hati rakyat Indonesia untuk bebas merdeka. Hari meninggalnya diperingati sebagai Hari Chairil Anwar. Puisi-puisinya digemari hingga saat ini. Selain menulis puisi, ia juga menerjemahkan karya sastra asing ke dalam bahasa Indonesia.

Rakannya, Jassin pun punya kenangan tentang Chairil Anwar. Tapi dia tak mengakui kekalahannya, dan mengajak bertanding terus. Akhirnya saya kalah. Semua itu kerana kami bertanding di depan para gadis. Dan semua nama gadis itu bahkan masuk ke dalam puisi-puisi Chairil. Namun, kepada gadis Karawang, Hapsah, Chairil telah menikahinya. Pernikahan itu tak berumur panjang. Disebabkan kesulitan ekonomi, dan gaya hidup Chairil yang tak berubah, Hapsah meminta cerai.

Saat anaknya berumur 7 bulan, Chairil pun menjadi duda. Akhir Hidup Chairil Anwar Vitalitas puitis Chairil tidak pernah diimbangi kondisi fisiknya, yang bertambah lemah akibat gaya hidupnya yang semrawut. Sebelum dia bisa menginjak usia dua puluh tujuh tahun, dia sudah kena sejumlah penyakit. Makamnya diziarahi oleh ribuan pengagumnya dari zaman ke zaman.

Hari meninggalnya juga selalu diperingati sebagai Hari Chairil Anwar. Buku kumpulan puisinya diterbitkan Gramedia berjudul Aku ini Binatang Jalang Boen S. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin.

Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

BYW29E 200 PDF

List of works by Chairil Anwar

Walaupun kedua kumpulan ini terbit dalam tahun yang sama, yaitu tahun Kerikil Tajam dan yang Terempas dan yang Putus pertama kali diterbitkan oleh Pustaka Rakyat yang selanjutnya diterbitkan oleh PT Dian Rakyat hingga mengalami cetak ulang sampai sebelas kali Sajak-sajak yang ada dalam kumpulan ini sebelumnya sudah pernah dimuat di beberapa meia dan juga ada beberapa sajak yang untuk pertama kali diperkenalkan lewat pembacaan sajak yang dilakukan oleh penyairnya sendiri. Bagian pertama sajak ini, yaitu Kerikil Tajam memuat sajak-sajak yang ditulis dalam tahun —, sedangkan sajak-sajak yang terkumpul dalam bagian kedua semuanya ditulis pada tahun —, kecuali satu yang terlahir tahun , yaitu sajak "Malam".

BEN HIGHMORE THE EVERYDAY LIFE READER PDF

Kumpulan Puisi Chairil Anwar Lengkap

Jabatan terakhir ayahnya adalah sebagai bupati Indragiri, Riau. Saat usianya mencapai 18 tahun, dia tidak lagi bersekolah. Slaurhoff , dan Edgar du Perron. Penulis-penulis tersebut sangat memengaruhi tulisannya dan secara tidak langsung terhadap tatanan kesusasteraan Indonesia. Penyair[ sunting sunting sumber ] Puisi Aku yang dipajang di tembok di Leiden Nama Chairil mulai terkenal dalam dunia sastra setelah pemuatan puisinya yang berjudul Nisan pada tahun , saat itu ia baru berusia 20 tahun. Ketika menjadi penyiar radio Jepang di Jakarta, Chairil jatuh cinta pada Sri Ayati tetapi hingga akhir hayatnya Chairil tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkannya.

3161 FILLABLE PDF

Daftar karya Chairil Anwar

Shelves: antologi-cerpen-puisi Saya membaca buku yang diberi pengantar oleh Toto Sugiharto, yang mana membuat saya makin mengapresiasi karya Chairil Anwar. Ya, meskipun saya jadi tahu bahwa beberapa puisi Chairil adalah curian dan ini tampak sekali sebenarnya , namun saya tetap terpana, sebab Chairil memasukkannya pada dimensi Indonesia kala itu. Puisi "Krawang-Bekasi" membuat saya merinding meski itu sebenarnya saduran, namun Chairil menaruhnya dalam konteks perjuangan kemerdekaan yang sangat mencekam sehingga menciptakan Saya membaca buku yang diberi pengantar oleh Toto Sugiharto, yang mana membuat saya makin mengapresiasi karya Chairil Anwar. Puisi "Krawang-Bekasi" membuat saya merinding meski itu sebenarnya saduran, namun Chairil menaruhnya dalam konteks perjuangan kemerdekaan yang sangat mencekam sehingga menciptakan nuansa yang horror tapi juga sunyi.

Related Articles