ASKEP KANKER LARING PDF

Pengertian Kanker Laring adalah keganasan pada pita suara, kotak suara laring atau daerah lainnya di tenggorokan. Secara anatomi kanker laring dibagi atas tiga bagian yaitu supra glotik, kanker pada plika ventrikularis, aritenoid, epiglotis dan sinus piriformis Glotis : kanker pada korda vokalis , Subglotis : kanker dibawah korda vokalis. Laring atau organ suara adalah struktur epitel kartilago yang menghubungkan laring dan trakea. Fungsi utama laring adalah untuk memungkinkan terjadinya vokalisasi.

Author:Tojatilar Sagul
Country:Mayotte
Language:English (Spanish)
Genre:Education
Published (Last):14 August 2013
Pages:57
PDF File Size:2.12 Mb
ePub File Size:14.48 Mb
ISBN:964-3-21018-620-2
Downloads:69274
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mezira



Saluran pernafasan dari hidung sampai bronchiolus dilapisi oleh membrane mukosa yang bersilia. Ketika udara masuk kdalam rongga hidung disaring, dihangatkan dan dilembabkan, Ketiga proses ini merupakan fungsi utama dari mukosa respirasi yang terdiri dari epitel torax bertinglat, bersilia da bersel goblet.

Hidung — Bekerja sebagai saluran udara pernafasan — Sebagai penyaring udara pernafasan yang dilakukan oleh bulu — bulu hidung — Dapat menghangatkan udara pernafasan oleh mukosa — Membunuh kuman — kuman yang masuk, bersama — samaudara pernafasan oleh lekosit yang terdapat dalam selaput lender mukosa atau hidung Faring Faring adalah pipa berotot yang berjalan dari dasr tengkorak sampai persambungannya dengan esophagus pada ketinggian kartilago krikoid.

Maka letaknya dibelakang hidung nasofaring , dibelakang mulut orofaring , dan dibelakang laring laringofaring fungsi faring adalah Mengalirkan udara dari hidung ke laring Laring Laring merupakan rangkaian cincin tulang rawan yang dihubungkan oleh otot dan mengan dung pita suara. Laring terletak didepan bagian terendah faring yang memisahkannya dari kolumna vertebra, berjalan dari faring sampai ketinggian vertebra servikalis dan masuk kedalam trachea dibawahnya.

Bronchus kanan lebih pendek dan lebih lebar dan merupalkan kelanjutan dari trakea yang arahnya lebih vertical. Sebaliknya , bronchus kiri lebih panjang dan lebih sempit dan merupakan kelanjutan dari trakea dengan sudut yang lebih tajam. Fisiologi pernafasan : 4 proses yang berhubungan dengan pernafasan pulmonary : 1.

CO2 lebih nudah berdifusi dari pada O2 Anatomi dan Fisiologi Laring Laring atau organ suara adalah struktur epitel kartilago yang menghubungkan antara faring dan trakea. Laring juga sering disebut sebagai kotak suara dan terdiri atas : — Epiglotis : Daun katup kartilago yang menutupi ostium ke arah laring selama menelan — Glotis : Ostium antara pita suara dalam laring — Kartilago tiroid : Kartilago terbesar pada trakea, sebagian darai kartilago ini memebentuk jakun.

Diantara pita suara terdapat ruang berbentuk segitiga yang bermuara ke dalam trakea dan dinamakan glottis. Glotis merupakan pemisah antara saluran pernafasan bagian atas dan bawah. Pada waktu menelan gerakan laring ke atas,penutupan glottis, dan fungsi seerti laring pada aditus laring dari epiglottis yang berbentuk daun, berperan untuk engarahkan makanan dan cairan mauk ke dalam esophagus, namun jika benda asing bisa mabsuk melampoi glottis, maka laring yang mempnyai fungsi batuk akan membantu menghalau benda dan secret keluar dari saluran pernapasan bagian bawah.

Proses Pembentukan Suara Terbentuknya suara merupakan hasil kerja sama antara rongga mulut, rongga hidung, laring, lidah dan bibir.

Pergerakan ini dibantu pula oleh otot- otot laring , udara yang dari paru — paru dihembuskan dan menggetarkan pita suara ,getran ini diteruskan melalui udara yang keluar masuk. Perbedaan suara seseorang tergantung pada tebal dan panjangnya pita suara. Pita suara pria lebih panjang dan tebal dari pada pita suara wanita.

Penyebab Penyebab kanker laring belum diketahui dengan pasti. Dikatakan oleh para ahli bahwa perokok dan peminum alcohol merupakan kelompok orang — orang dengan resiko tinggi terhadap terjadinya kanker laring. Penelitian epidemiologic menggambarkan beberapa hal yang diduga menyebabkan terjadinya kanker laring yang kuat ialah rokok , alcohol, dan oleh sinar radioaktif.

Tanda dan Gejala 1. Suara serak dalah hal pertama yang akan tampak pada pasien dengan kanker pada daerah glotis karena tumor mengganggu kerja pita suara selama berbicara.

Suara mungkin parau yang puncaknya suara rendah. Nyeri dan rasa terbakar saat minum air hangat atau minum jus jerik adalh tanda dini kanker subglotis atau supra glottis 3. Teraba massa di belakang leher 4. Batuk yang kadang — kadang dengan reak yang bercampur darah dikarenakan adanya ulserai pada tumor tersebut 5. Disfagia, kesulitan bernafas dan nafas bau merupakan gejala tahap lanjut.

Pembesaran nodus limfa servikal ,penurunan berat badan dan status kelelahan umum dan nyeri yang menjalar ke telinga dapat terjadi bersama metastase. Management Medis Pengobatan untuk kondisi ini bervariasi sejalan dengan keluasan malignansi. Pengobatan pilihan termasuk terapi radiasi dan pembedahan. Pemeriksaan gigi dilakukan untuk menyingkirkan setiap penyakit mulut.

Semua masalah yang berkaitan dengan gigi diatasi, jika mungkin sebelum dilakukan pembedahan. Jika pembedahan akan dilakukan, tim yang terdiri atas multidisiplin ilmu mengevaluasi kebutuhan pasien dan keluarga untuk mengembangkan suatu rencana keperawatan yang berhasil.

Terapi Radiasi Hasil yang sangat memuaskan dapat dicapai dengan terapi radiasi pada pasien yang hanyamengalami 1 pita suara yang ssakit dan normalnya dapat digerakan bergerak saat fonasi , selain itu pasien ini masih memiliki suara yang hampir normal. Beberapa mungkinmengalami kondritis inflamasi cartilage atau stenosis.

Terapi radiasi juga dapat digunakan secara praoperatif untuk mengurangi ukuran tumor. Operasi : laringektomi 1. Tindakan ini mempunyai kesembuhan sangat tinggi. Dalam operasi ini 1 pita suara diangkat dan semua struktur lainnya tetap utuh. Suara pasien kemungkinan akan menjadi parau. Jalan nafas tetap utuh dan pasien seharusnya tidak memiliki kesulitan menelan. Pita suara, kartilago krikoid dan trachea tetap utuh. Selama operasi, dilakukan diseksi leher radikal pada tempat yang sakit.

Selang trakheostomi dipasang dalam trachea sampai jalan nafas glottis pulih. Selang trakheostomi ini biasanya diangkat setelah beberapa hari dan stoma dibiarkan menutup. Nutrisi diberikan melalui selang nasogastrik sampai terdapat penyembuhan dan tidak ada lagi bahaya aspirasi. Pascaoperatif, klien kemungkinan akan mengalami disfagia selama 2 minggu pertama. Keuntungan utama dari operasi ini adalah bahwa suara akan kembali pulih seperti biasa, masalah utama adalah kanker tersebut akan kambuh.

Karenanya pasien harus dengan sangat cermat dipilih untuk menjalani tindakan ini. Dalam prosedur ini kartilago tiroid laring dipisahkan dalam garis tengah leher dan bagian pita suara 1 pita suara sejati 1 pita suara palsu dengan pertumbuhan tumor diangkat.

Pasien akan mempunyai selang trakheostomi dan selang nasogastrik setelah operasi. Beberapa perubahan dapat terjadi pada kualitas suara sakit tenggorok dan proyeksi. Jalan nafas dan fungsi menelan tetap utuh. Pasien beresiko mengalami aspirasi pascaoperasi. Lebih jauh ketulang hyoid, epoglotis, kartilago krikoid, dan 2 atau 3 cincin trachea diangkat. Lidah, dinding faringela dan trachea ditinggalkan.

Banyak ahli bedah yang menganjurkan dilakukannya diseksi leher pada sisi yang sama dengan lesi bahkan jika tidak teraba nodus limpe sekalipun. Rasional untuk tindakan ini adalah metastase kenodus limfe servikal sering terjadi. Masalahnya akan lebih rumit jika lesi mengenai struktur garis tengah atau kedua pita suara. Dengan atau tampa diseksi leher, laringektomi total memerlukan stoma tracheal permanent.

Stoma ini mencegah aspirasi makanan dan cairan kedalam saluran pernafasan bawah, karena laring yang memberikan perlindungan spingter tidak ada lagi. Pasien tidak akan mempunyai suara lagi tetapi fungsi menelan akan normal. Laringektomi total mengubah cara dimana aliran udara digunakan untuk bernafas dan berbicara.

Proses Keperawatan A. Pengkajian 1. Anamnesa Pada anamnesa biasanya didapatkan keluahan suara parau y ang diderita sudah cukup lama, tidak bersifat hilang timbul meskipun sudah diobati dan bertendens semakin lama semakin berat. Klien juga kadang mengleuh sakitsakit tenggorok, disfagia atau nyeri dan rasa terbakar dalam tenggorok. Pada anamnesa juga kadang —kadang didapatkan hemoptisis yang bisa tersamar bersamaan dengan adanya TBC paru , sebab banyak penderita menjelang tua dan dari social ekonomi lemah.

Pada saat dipalpasi mungkin erdapat pembengkakan. Perawat melihat sifat dari pembedahan sehingga dapat merencnakan asuhan yang sesuai. Kaji kemampuan pasien untuk mendengar, melihat, membaca dan menulis. Kerusakan visual dan buta huruf fungsional dapat menimbulkan masalah tambahan dengan komunikasi dan membutuhkan pendekatan kreatif untuk memastikan pasien dapat mengkomunikasikan semua kebutuhannya.

Laringoskopi tidak langsung dilakukan untuk mengevaluasi secara visual keluasan tumor. Uji diagnostic, termasuk sinar X jaringan lunak, tomogram, serogram, pemeriksaan kontras, dan pencitraan resonansi magnetic M R I dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan diagnostic untuk menentukan keluasan pertumbuhan tumor. Bagaimanapun, pemeriksaan laringoskopi langsung dibawah anastesi u mum, adalah metode primer untuk mengevaluasi laring.

Mobilitas pita suara dikaji, jika gerakan normalnya terbatas maka pertumbuhan tumor mungkin sudah mengenai otot, jaringan lain dan bahkan jlan nafas.

Diagnosa Keperawatan Berdasarkan pada semua data pengkajian , diagnosa keperawatan utama pasien dapat mencakup yang berikut : 1. Defisit pengetahuan tentang prospembedahan dan perjalanan pasca operatif 2. Ansietaas yang berhubungan dengan diagnosisi kanker dan pembedahan yang akan dijalani 3. Ketidak efektifan bersiahan jalan nafas berhubungan dengan perubahan dalam jalan nafas 4. Kerusakan komunikasi verbal yang berhubungan dengan pengangkatan laring dan terhadap edema 5.

Perubahan nutrisi : Kurang darai kebutuhatubuh, yang berhubungan dengan kesulitan menelan 6. Gangguan citra tubuh,konsep diri , harga diri yang berhubungan dengan operai leher mayor 7. Defisit perwatan diri yang berhubungan dengan perawatan pasca operatif 8.

QUE VIVA LA MUSICA ANDRES CAICEDO PDF

Asuhan Keperawatan Klien Kanker Laring

Bersihan jalan napas tak efektif F. Manisfestasi klinis 1. Serak Suara serak adalah hal pertama yang akan tampak pada pasien dengan kanker pada daerah glotis karena tumor mengganggu kerja pita suara selama berbicara. Suara mungkin terdengar parau dan puncak suara rendah.

ASKEP HERNIA INGUINALIS LATERALIS PDF

Laporan Pendahuluan Ca Laring Lengkap Download Format Pdf Dan Doc -KitaPastiSehat

Pengertian Secara anatomi tumor laring dibagi atas tiga bagian yaitu supra glotik : tumor pada plika ventrikularis, aritenoid, epiglotis dan sinus piriformis ; Glotis : tumor pada korda vokalis ; Subglotis : tumor dibawah korda vokalis. Patofisiologi Karsinoma laring banyak dijumpai pada usia lanjut diatas 40 tahun. Kebanyakan pada orang laki-laki. Hal ini mungkin berkaitan dengan kebiasaan merokok, bekerja dengan debu serbuk kayu, kimia toksik atau serbuk, logam berat. Bagaimana terjadinya belum diketahui secara pasti oleh para ahli. Bila kanker terbatas pada pita suara intrinsik menyebar dengan lambat.

ARALDICA DELLA REGIA AERONAUTICA PDF

Ada 3 cara penaggulangan yang lazim dilakukan, yakni pembedahan, radiasi, obat sitostatika ataupun kombinasi daripadanya, tergantung pada stadium penyakit dan keadaan umum pasien. Sebagai patokan dapat dikatakan stadium 1dikirim untuk dilakukan operasi, stadium 4 dilakukan operasi dengan rekonstruksi, bila masih memungkinkan atau dikirim untuk mendapatkan radiasi. Di bagian THT RSCM tersering dilakukan laringektomia totalis, karena beberapa pertimbangan, sedangkan laringektomi parsial jarang dilakukan, karena teknik sulit untuk menentukan batas tumor. Tempat yang sering timbul tumor dapat dilihat pada gambar.

KITAB UL MUFRADAT URDU PDF

Saluran pernafasan dari hidung sampai bronchiolus dilapisi oleh membrane mukosa yang bersilia. Ketika udara masuk kdalam rongga hidung disaring, dihangatkan dan dilembabkan, Ketiga proses ini merupakan fungsi utama dari mukosa respirasi yang terdiri dari epitel torax bertinglat, bersilia da bersel goblet. Hidung — Bekerja sebagai saluran udara pernafasan — Sebagai penyaring udara pernafasan yang dilakukan oleh bulu — bulu hidung — Dapat menghangatkan udara pernafasan oleh mukosa — Membunuh kuman — kuman yang masuk, bersama — samaudara pernafasan oleh lekosit yang terdapat dalam selaput lender mukosa atau hidung Faring Faring adalah pipa berotot yang berjalan dari dasr tengkorak sampai persambungannya dengan esophagus pada ketinggian kartilago krikoid. Maka letaknya dibelakang hidung nasofaring , dibelakang mulut orofaring , dan dibelakang laring laringofaring fungsi faring adalah Mengalirkan udara dari hidung ke laring Laring Laring merupakan rangkaian cincin tulang rawan yang dihubungkan oleh otot dan mengan dung pita suara. Laring terletak didepan bagian terendah faring yang memisahkannya dari kolumna vertebra, berjalan dari faring sampai ketinggian vertebra servikalis dan masuk kedalam trachea dibawahnya.

Related Articles