ASUHAN KEPERAWATAN PERDARAHAN ANTEPARTUM PDF

Bashura Pada keadaan ini perdarahan biasanya dimulai dengan sedikit atau tanpa gejala kemudian berhenti. Umur kehamilan 37 minggu atau lebih. Perdarahan Subdural perdarahan subduralFull description. Perdarahan tidak berulang 3. Asuhan Keperawatan Pendarahan Antepartum.

Author:Mooguzilkree Dalabar
Country:Solomon Islands
Language:English (Spanish)
Genre:Medical
Published (Last):1 March 2008
Pages:124
PDF File Size:13.6 Mb
ePub File Size:1.85 Mb
ISBN:825-6-84606-168-8
Downloads:53869
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dailkis



Suatu proses antepartum, intrapartum maupun postpartum tidak selamanya berjalan secara normal. Kadangkala hal ini merupakan jembatan kematian bagi para ibu di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor yang terkadang tidak disadari oleh para ibu hamil maupun tenaga kesehatan.

Ketidaksigapan tenaga kesehatan di indonesia inilah yang mengakibatkan angka kematian maternal di Indonesia masih cukup tinggi. Perdarahan di sini dapat bersifat antepartum atau selama kehamilan seperti pada plasenta previa dan solusio plasenta atau yang lebih sering lagi terjadi yaitu perdarahan postpartum akibat dari atonia uteri atau laserasi jalan lahir.

Tampak nyata bahwa perdarahan serius dapat terjadi kapan saja selama kehamilan dan masa nifas. Waktu terjadinya perdarahan pada kehamilan digunakan untuk mengklasifikasikan secara luas perdarahan obstetris. Sebagian besar kematian akibat perdarahan disebabkan oleh beberapa kondisi ibu yang dapat memperparah perdarahan obstetris, selain itu faktor yang terpenting penyebab perdarahan obstetris yaitu kurang memadainya fasilitas kesehatan maupun pelayanan kesehatan yan tidak sesuai dengan standar prosedur.

Secara khusus perdarahan antepartum merupakan suatu perdarahan uterus dari tempat diatas serviks sebelum melahirkan merupakan suatu hal yang sangat mengkhawatirkan. Perdarahan dapat disebabkan oleh robeknya sebagian plasenta yang melekat di dekat kanalis servikalis yang disebut plasenta previa.

Perdarahan juga dapat berasal dari robeknya plasenta dari tempat implantasi sebelum waktunya yang disebut solusio plasenta. Meskipun sangat jarang perdarahan juga dapat terjadi akibat insersi velamentosa tali pusar disertai ruptur dan perdarahan dari pembuluh darah janin pada saaat pecahnya selaput ketuban yang disebut vasa previa.

Sumber perdarahan uterus yang berasal dari daerah di atas serviks tidak selalu dapat teridentifikasi sejak dini. Pada keadaan ini perdarahan biasanya dimulai dengan sedikit atau tanpa gejala kemudian berhenti. Perdarahan tersebut selalu disebabkan oleh robekan marginal plasenta yang sedikit dan tidak meluas. Kehamilan dengan perdarahan seperti ini tetap beresiko walaupun perdarahan segera berhenti dan kemungkinan plasenta previa tampaknya telah dapat disingkirkan dengan USG. Perdarahan dengan plasenta previa biasanya terjadi pada kehamilan trimester ketiga, stelah bayi lahir maupun setelah plasenta lahir.

Oleh sebab itu, hal ini perlu diantisipasi lebih awal sebelum perdarahan menuju ke tahap yang membahayakan ibu dan janinnya. Antisipasi dalam perawatan antenatal sangat memungkinkan karena umumnya keadaan dengan plasenta previa munculnya perlahan diawali gejala dini berupa perdarahan berulang yang mulanya tidak banyak tanda disertai dengan rasa nyeri dan terjadi pada waktu yang tidak tentu tanpa trauma.

Perempuan hamil yang diidentifikasi mengalami plasenta previa harus segera dirujuk ke rumah sakit terdekat tanpa melakukan periksa dalam karena tindakan tersebut dapat menyebabkan perdarahan semakin banyak. Tujuan Umum Mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat secara nyata dalam memberikan asuhan keperawatan pada klien dengan perdarahan antepartum secara komprehensif. Jadi dapat disimpulkan perdarahan antepartum adalah perdarahan yang terjadi pada akhir usia kehamilan 2. Pada keadaan normal ari-ari terletak dibagian atas rahim Wiknjosastro, Plasenta previa totalis, yaitu apabila seluruh pembukaan tertutup oleh jaringan plasenta atau ari-ari.

Plasenta previa parsialis, yaitu apabila sebagian pembukaan tertutup oleh jaringan plasenta. Plasenta Previa marginalis, yaitu apabila pinggir plasenta atau ari-ari berada tepat pada pinggir pembukaan jalan ari. Plasenta letak rendah, yaitu apabila letak tidak normal pada segmen bawah rahim akan tetapi belum sampai menutupi pembukaan jalan lahir Wiknjosastro, Plasenta previa bisa disebabkan oleh dinding rahim di fundus uteri belum menerima implantasi atau tertanamnya ari-ari dinding rahim diperlukan perluasan plasenta atau ari-ari untuk memberikan nutrisi janin Manuaba, Disamping masih banyak penyebab plasenta previa yang belum di ketahui atau belum jelas, bermacam-macam teori dan faktor-faktor dikemukakan sebagai etiologinya.

Strasmann mengatakan bahwa faktor terpenting adalah vaskularisasi yang kurang pada desidua yang menyebabkan atrofi dan peradangan, sedangkan browne menekankan bahwa faktor terpenting ialah villi khorialis persisten pada desidua kapsularis. Pada primigravida, umur di atas 35 tahun lebih sering dari pada umur di bawah 25 tahun. Lebih sering pada paritas tinggi dari paritas rendah c. Di Indonesia, plasenta previa banyak dijumpai pada umur muda dan paritas kecil, hal ini disebabkan banyak wanita Indonesia menikah pada usia muda dimana endometrium masih belum matang.

Walaupun perdarahannya sering dikatakan terjadi pada triwulan ketiga, akan tetapi tidak jarang pula dimulai sejak kehamilan 20 minggu karena sejak itu segmen bawah rahim telah terbentuk dan mulai melebar serta menipis.

Dengan bertambah tuanya kehamilan, segmen bawah rahim akan lebih melebar lagi, dan leher rahim mulai membuka. Apabila plasenta atau ari-ari tumbuh pada segmen bawah rahim, pelebaran segmen bawah rahim dan pembukaan leher rahim tidak dapat diikuti oleh plasenta yang melekat disitu tanpa terlepasnya sebagian plasenta dari dinding rahim.

Pada saat itulah mulai terjadi perdarahan. Sumber perdarahannya ialah sinus uterus yang terobek karena terlepasnya plasenta dan dinding rahim atau karena robekan sinus marginalis dari plasenta. Pada Ibu yang sudah beberapa kali hamil dan melahirkan dan berumur lebih dari 35 tahun. Kira-kira 4 kali lebih sering dibandingkan yang berumur kurang dari 25 tahun. Perdarahan pertama biasanya tidak banyak sehingga tidak berbahaya tapi perdarahan berikutnya hampir selalu lebih banyak dari pada sebelumnya apalagi kalau sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan dalam.

Walaupun perdarahannya dikatakan sering terjadi pada triwulan ketiga akan tetapi tidak jarang pula dimulai sejak kehamilan 20 minggu karena sejak saat itu bagian bawah rahim telah terbentuk dan mulai melebar serta menipis. Pada plasenta previa darah yang dikeluarkan akibat pendarahan yang terjadi berwarna merah segar, sumber perdarahannya ialah sinus rahim yang terobek karena terlepasnya ari-ari dari dinding rahim.

Perlu dilakukan beberapa langkah pemeriksaan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dangan radiografi, radioisotopi dan ultrasonografi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menegakkan diagnosis yang tepat tentang adanya dan jenis plasenta previa dan pemeriksaan ini bisa dilakukan dengan secara langsung meraba plasenta melalui kanalis servikalis Winkjosastro, Sering terjadi persalinan prematur atau kelahiran sebelum waktunya karena adanya rangsangan koagulum darah pada leher rahim.

Sekarang penanganan relatif bersifat operatif dini, maka angka kematian dan kesakitan Ibu dan bayi baru lahir jauh menurun. Penderita harus dibawa ke rumah sakit yang fasilitasnya cukup. Penderita dirawat tanpa melakukan pemeriksaan dalam melalui kanalis servikalis. Syarat-syarat bisa dilakukannya terapi ekspektatif adalah kehamilan belum matang, belum ada tanda-tanda persalinan, keadaan umum Ibu cukup baik dan bisa dipastikan janin masih hidup. Tindakan yang dilakukan pada terapi ekspektatif adalah rawat inap, tirah baring dan pemberian antibiotik, kemudian lakukan pemeriksaan ultrasonografi untuk memastikan tempat menempelnya plasenta, usia kehamilan letak dan presentasi janin bila ada kontraksi.

Sehingga perlu dilakukan observasi dan konseling untuk menghadapi kemungkinan keadaan gawat darurat Manuaba, Bentuk penanganan terapi aktif a. Segera melakukan operasi persalinan untuk dapat menyelamatkan Ibu dan anak atau untuk mengurangi kesakitan dan kematian. Memecahkan ketuban di atas meja operasi selanjutnya pengawasan untuk dapat melakukan pertolongan lebih lanjut c. Bidan yang menghadapi perdarahan plasenta previa dapat mengambil sikap melakukan rujukan ke tempat pertolongan yang mempunyai fasilitas yang cukup.

IPC-A-610D ENGLISH PDF

ASKEP PADA PASIEN PERDARAHAN ANTEPARTUM

Download 2MB Abstract Latar belakang : Penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan, infeksi, dan eklamsia. Perdarahan antepartum atau perdarahan yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu lebih berbahaya dibandingkan dengan perdarahan yang terjadi sebelum usia kehamilan 20 minggu karena dapat menyebabkan terjadinya perdarahan sebelum dan sesudah persalinan,keracunan kehamilan, kerusakan organ, infeksi, syok post operasi dan kematian pada ibu, sedangkan pada janin dapat menyebabkan kematian. Tujuan : untuk mengetahui asuhan keperawatan pada Ny. S dengan perdarahan antepartum atas indikasi plasenta previa meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan.

PC123 OPTOCOUPLER DATASHEET PDF

ASUHAN KEPERAWATAN PERDARAHAN ANTEPARTUM PDF

Latar Belakang Pendarahan antepartum adalah pendarahan yang terjadi setelah kehamilan 28 minggu. Pendarahan antepartum merupakan pendarahan dari traktus genitalis yang terjadi antara kehamilan minggu ke 28 awal partus. Mochtar, Rustam Perdarahan antepartum adalah perdarahan pada jalan lahir setelah kehamilan 20 minggu. Biasanya lebih banyak dan lebih berbahaya dari pada perdarahan kehamilan sebelum 28 minggu. Prawirohardjo, Sarwono B. Tujuan Tujuan Umum Mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat secara nyata dalam memberikan asuhan keperawatan pada klien dengan perdarahan antepartum secara komprehensif.

DEUTSCHE BANK WETFEET PDF

Askep Perdarahan Ante Partum

Anjurkan ibu mempertahankan posisi tidur lateral R : posisi lateral dapat memberikan sirkulasi yang optimum pada uterus dan plasenta Tindakan kolaborasi : a. Pemberian Oksigen sesuai indikasi R : pemberian oksigen akan membantu sirkulasi oksigen ke janin menjadi adekuat b. Menyiapkan klien untuk memeriksakan amniosintesis jika diperlukan R : pemeriksaan amniosintesis dapat dijadikan indicator kegawatan darurat janin. Pengertian Hyperemasis gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan sehingga pekerjaan sehari-hari dan keadaan umum menjadi buruk. Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering dijumpai pada kehamilan trismeter 1. Kurang lebih pada 6 minggu setelah haid terakhir selama 10 minggu.

H7CR OMRON PDF

Observasi dengan teliti. Bila memungkinkan kehamilan dipertahankan setua mungkin supaya janin terhindar dari prematuritas. Persalinan pervaginam Amniotomi atau pemecahan selaput ketuban adalah cara yang terpilih untuk melancarkan persalinan pervaginam. Versi Braxton-Hicks Versi dilakukan pada janin letak kepala, untuk mencari kaki, supaya dapat ditarik keluar. Bila janin letak sungsang atau kaki menarik kaki keluar akan lebih mudah. Kaki diikat dengan kain kasa, dikatrol dan diberi beban gram 1 batu bata 4. Menembus plasenta diikuti dengan versi Braxton-Hicks atau Willet Gausz Hal ini sekarang tidak dilakukan lagi karena menyebabkan perdarahan yang banyak.

Related Articles